Hujan Hari Ini · Inspiration

Hujan hari ini: Tahun Maaf dan Terima Kasih

Akhir tahun ini diguyur banyak hujan. Jalanan tak pernah sepi basah. Entah pagi meski burung bercicit ataupun malam saat rembulan tersembunyi. Rutinitas setiap akhir tahunku bukan diisi dgn bakar2an atau menatap langit penuh kembang api. Tapi menulis resolusi dan menghabiskan menit2nya merekonstruksi momen apa yg telah terjadi setahun belakangan. Malam ini, saat hujan turun tipis… Lanjutkan membaca Hujan hari ini: Tahun Maaf dan Terima Kasih

Inspiration

Masakan favorit abah

Bicara masakan favorit abah pasti nomor satu adalah masakan mama. Tapi malam ini aku dibuat rindu, bukan pada masakan mama tapi pada abah. Sebagai anak perempuan sulung mungkin memang sangat aneh bahwa faktanya aku tak pandai memasak. Paling hanya menggoreng telur, mie, memasak nasi atau sekedar membuat teh. Terlebih sekarang aku sudah menikah. Meski suami… Lanjutkan membaca Masakan favorit abah

Inspiration

Selembar Kertas

Kadang hidup begitu lucu. Ketika selembar kertas tipis itu mampu melenyapkan rasa empati atau kemanusiaan. Idealisme tentang apa arti pendidikan sesungguhnya. Pendidikan harusnya menjadi taman indah yang membuat belajar tak hanya melulu melelahkan tapi juga menyimpan bahagia di dalamnya. Ketika setiap anak bebas mengembangkan bakatnya, meluaskan pikirannya tanpa terganjal oleh persoalan selembar kertas tipis. Pendidikan… Lanjutkan membaca Selembar Kertas

Inspiration

Ramadhan #3: Drama

Tidak ada drama dalam masa kanak-kanak, bahagia, mereka hanya bermain riang dan penuh rasa penasaran. Belajar hal baru, tertawa lepas dan bersemangat menjalankan apa yang dicintainya. Semua terlihat penuh perasaan tapi sebenarnya itu lebih logis. Seorang bijak menyampaikan satu hal penting dalam bukunya, yaitu The Little Prince. Tentang bagaimana menjadi orang dewasa yang tetap memiliki… Lanjutkan membaca Ramadhan #3: Drama

Inspiration

Ramadhan #2 : Peduli

Akar dari sebuah permasalahan besar adalah adanya permasalahan kecil, sumbernya adalah kurangnya karakter tiap individu, dan musuh utama setiap manusia adalah egonya sendiri, hawa nafsunya. Kalau kita mau sejenak merenung, segala kechaos-an yang terjadi sebagian besar adalah karena ego kita. Ketika rasa malas menyerang, ketika kita lebih mengutamakan diri sendiri. Itu adalah potensi kelam setiap… Lanjutkan membaca Ramadhan #2 : Peduli

Inspiration

Ramadhan #1: Sendiri dan Mandiri

Orang-orang kadang berpikir menjadi sendiri itu menyedihkan, ketika sebagian orang terlihat makan siang sendiri, pergi belanja sendiri, bepergian sendiri, belajar sendiri, atau bahkan menjalankan tugas sendiri. Namun, pada usia dewasa justru bersikap untuk tidak bergantung pada orang lain lebih penting. Terutama sebagai perempuan, bersikap mampu berdiri sendiri akan menghindarkan kita dari perasaan-perasaan kecewa ketika tempat… Lanjutkan membaca Ramadhan #1: Sendiri dan Mandiri